4 Cara Investasi Menarik yang Dapat Dilakukan Siapa Pun

4 Cara Investasi Menarik yang Dapat Dilakukan Siapa Pun

Tidak harus repot atau perlu dana banyak, simak cara-cara investasi yang bisa dimulai sekarang untuk menikmati masa tua lebih tenang dan sejahtera.

Anda pasti sudah banyak mendengar manfaat dan cara investasi serta tertarik bergabung sebagai investor muda. Berinvestasi sejak masih usia produktif memang adalah salah satu cara mengatasi inflasi, memupuk kekayaan, serta mengedukasi diri.

Buat yang masih mencari cara investasi, tidak perlu khawatir soal modal besar atau pemahaman yang rumit. Simak langsung tujuh cara investasi menarik yang dapat kalian mulai, sekarang juga dan oleh siapapun pula.

4 Cara Investasi Menarik yang Dapat Dilakukan Siapapun

1. Investasi Reksa Dana

Salah satu cara investasi paling umum, reksa dana cukup aman sepanjang Anda jeli dalam memilih perusahaan manajemen investasi. Dikutip dari situs resmi Bursa Efek Indonesia/IDX, reksa dana adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh Manajer Investasi.

Simpelnya, reksa dana dirancang bagi pemodal, baik besar maupun kecil, supaya bisa turut berinvestasi terhadap berbagai instrumen yang ada di portofolio efek, misalnya saham dan obligasi. Cara investasi ini sangat sederhana karena Anda tidak terjun mengelola secara langsung, tetapi mempercayakan kepada profesional berupa manajer investasi dari institusi keuangan tertentu.

Kini, cara investasi reksa dana semakin mudah dan bisa dilakukan secara online. Jadi, selain bisa mempercayakan modal Anda ke perusahaan reksadana yang terpercaya, ada layanan reksa dana via marketplace dengan modal mulai dari Rp 10.000 saja.

2. Investasi Saham

Pasti sudah sering mendengar istilah nabung saham kan? Kampanye mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk investasi saham sudah lama digencarkan Bursa Efek Indonesia. Siapa pun bisa jadi investor lokal yang turut mensejahterakan perekonomian Indonesia.

Cara investasi saham adalah menanam uang di pasar modal. Namun, jangan artikan investasi saham seperti berjudi atau jual beli saham secara riskan, tetapi lebih dengan pendekatan menabung yang aman. Cara investasi saham bisa dimulai dengan membuka rekening saham di perusahaan sekuritas, baik offline maupun online. Setelah melengkapi formulir dan persyaratan identitas, Anda akan sudah punya akses untuk investasi saham.

Anda bisa mulai dengan membeli saham-saham blue chip atau saham dengan kinerja terbaik yang kredibel di Indonesia. Atur sesuai budget dengan minimal pembelian 1 lot (100 lembar) per saham. Baik dibeli secara berkala untuk ditabung maupun untuk spekulasi, tetap waspada akan risiko dan terus edukasi.

3. Investasi P2P Lending

Dalam cara investasi P2P Lending, Anda memegang peran sebagai peminjam dana yang menyuplai modal ke pencari pinjaman. Dalam dunia P2P Lending, biasanya ada empat jenis pinjaman yang disediakan pribadi, bisnis/usaha, properti, dan pendidikan.

Untuk cara investasi P2P Lending yang populer pada zaman modern, banyak tersedia online platform untuk langsung dimanfaatkan. Dari dana yang dipinjamkan, nantinya akan ada imbalan bunga efektif atas pinjaman. Namun, tentunya ada juga risiko dari investasi P2P Lending karena maraknya platform yang beredar.

Dalam cara investasi ini, Anda sangat disarankan untuk jeli dalam memilih platform lending. Selalu pelajari syarat dan ketentuan yang ada, background penyelenggara, serta hanya berinvestasi melalui perusahaan yang sudah terdaftar dan memiliki izin OJK.

4. Investasi Equity Crowdfunding (ECF)

Konsep cara investasi ini hampir sama dengan investasi pasar modal atau saham. Ada tiga pihak yang terlibat dalam equity crowdfunding, penerbit saham (umumnya perusahaan rintisan/UKM), penyelenggara layanan investasi (biasanya platform online), dan pemodal (investor/Anda). Bedanya antara equity crowdfunding dan investasi saham adalah penerbit saham bukan perusahaan terbuka dengan modal usaha rendah (tidak lebih dari Rp 30 miliar).

Prinsipnya, Anda turut menanam modal ke sebuah bisnis/proyek skala kecil/sedang sebagai pesaham. Tentunya hasil dan resikonya berbeda-beda. Cara investasi ini tergolong baru tetapi juga sudah diatur dalam peraturan OJK No.37/POJK.04/2018. Hingga kini, masih hanya ada sedikit platform crowdfunding Indonesia yang sudah mengantongi izin OJK, tetapi prospek investasi ini diprediksi cerah.

Komentar